Uji aktivitas penyembuhan luka sayat menggunakan sediaan patch ektrak etanol daun jambu biji (psidium guajava l.) secara in vivo

Isi Artikel Utama

Mulyadi Dai Muhammad Hafidz
Lina Rahmawati Rizkulloh
Ali Nofriyaldi

Abstrak

Ekstral etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung senyawa aktif (tanin, flavonoid, saponin) yang diketahui dapat mempercepat penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan pacth transdermal ekstrak daun jambu biji dan mengevaluasi aktivitasnyapada penyembuhan luka sayat secara in vivo. Ekstrak diperoleh dengan maserasi simplisia dalam etanol 96%. Pacth diformulasikan dengan HPMC dan PVP, mengandung ekstrak 2,5%, 5%, dan 10% (F1,F2,F3). Evaluasi fisik (organoleptik, homogenitas, keseragaman bobot, pH, ketebalan, daya lekat) dilakukan. Pengujian menggunakan kelinci dengan sayatan dorsal 2 cm yang diberi sediaan setiap hari dengan pacth (F1-F3), kontrol negatif (pacth tanpa ekstrak), atau kontrol positif (povidone-iodine). Panjang luka diukur selama 7 hari. Semua evaluasi memenuhi persyaratan fisik kecuali pH pada (F2: 6,6; F3:6,8). F3 (ekstrak 10%) menunjukkan aktivitas penyembuhan luka tertinggi, mengurangi panjang luka hingga 2 mm pada hari ke-7, secara signifikan lebih baik dari pada kontrol positif (7 mm) dan konsentrasi yang lebih baik rendah (F1 : 4 mm; F2: 3 mm). Penggunaan patch ekstrak daun jambu biji efektif membantu mempercepat penyembuhan luka sayatan, melalui kemanjuran yang bergantung pada konsentrasi ekstrak.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Hafidz, M. D. M., Rizkulloh, L. R., & Nofriyaldi, A. (2025). Uji aktivitas penyembuhan luka sayat menggunakan sediaan patch ektrak etanol daun jambu biji (psidium guajava l.) secara in vivo. Jurnal Farmasi &Amp; Sains Indonesia, 8(2), 100–107. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no2p100-107
Bagian
Articles